0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan Penumpang Kapal Pesiar Keliling Sabang

(disbudpar.acehprov.go.id)

Timlo.net – Kota Sabang dikunjungi sebuah kapal pesiar, MV Artania. Kapal dengan GT 44.348 dan panjang 230 meter itu membawa 700 turis mancanegara dan 500 awak kapal. Sebagian besar penumpang dan kru overland menjelajah Aceh.

“Kedatangan kapal pesiar Artania ke Sabang merupakan kali kedua, sebelumnya awal tahun 2014 kapal itu juga sudah mendaratkan 1.000 turis asing ke Sabang,” terang Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Aceh, Reza Pahlevi, seperti rilis yang diterima Timlo.net, Jumat (8/4).

Sesuai adat istiadat, saat kapal ini merapat dan penumpang turun, acara peumulia jamee atau memuliakan tamu langsung digelar. Penumpang yang turun disambut dengan tarian Guel, sebuah tarian yang berasal daerah dataran tinggi Gayo, Aceh.

Kapten Artania, Elman Muehlebach juga disambut dengan pengalungan bunga. Para turis yang berasal dari berbagai negara banyak yang antusias menarikan tarian Guel.

Setelah seremoni penyambutan, sebagian besar penumpang dan awak kapal berkeliling dan menikmati keindahan Kota Sabang. Berkeliling ke pantai dan mengunjungi tugu kilometer 0 menjadi spot favorit penumpang MV Artania. Penumpang dan kru bisa merasakan sensasi naik becak bermotor serta mengayuh sepeda.

“Untuk tahun ini, sudah 16 kali kapal pesiar yang merapat ke Sabang. Dan ini merupakan keuntungan bagi masyarakat Sabang yang sebagian diantaranya terlibat di ekonomi pariwisata,” kata dia.

Setelah delapan merapat di pelabuhan Teluk Sabang, MV Artania kembali meneruskan perjalanan menuju Madagaskar, Panama, melalui Selat Malaka.

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya menyebut, deregulasi bidang pariwisata terus dibenahi dan disempurnakan. Di cruise atau kapal pesiar ada asas cabotage yang sudah dicabut, sehingga kapal-kapal pesiar besar bisa merapat ke pelabuhan di Indonesia, juga bisa menaik turunkan penumpang.

“Ini harus terus dipromosikan dan diinformasikan ke pelaku bisnis cruise di seluruh dunia, terutama operator yang punya jalur ke Sungapore, Hongkong, Australia, dan lainnya,” katanya. (*)

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge