0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diserang Kera, Ratusan Hektar Lahan Pertanian Dibiarkan Bera

Kawanan kera turun gunung (tarmuji)

Wonogiri – Setidaknya 15 dusun di Desa Ngambarsari, Kecamatan Karangtengah, diserang kawanan kera ekor panjang. Serangan primata itu telah berlangsung beberapa tahun terakhir. Lantaran jengkel, warga membiarkan lahan pertaniannya tidak ditanami lagi atau bera.

“Ada sekitar 100 hektar lahan pertanian,” ungkap petani asal Desa Ngambarsari, Suparno, Jumat (8/4).

Mereka beralasan, setiap ditanami, kawanan kera turun gunung menggasak segala jenis tumbuhan yang ada di areal pertanian warga. Karena lahan pertanian itu berada di dekat perbukitan. Kerugian diperkirakan hampir ratusan juta rupiah.

“Daripada kami merugi terus, lebih baik dibiarkan saja. Ini sudah menjadi kesepakatan bersama,” terangnya.

Dia menjelaskan. segala macam upaya dilakukan untuk menghalau serangan kera ini. Bahkan warga sempat menunggui lahan pertaniannya selama 24 jam. Namun cara itu bukanlah solusi permanen.

“Kami tidak berani menangkap atau membunuhnya. Takut salah hukum, nanti mereka bisa ngamuk,” tuturnya.

Kepala Desa (Kades) Ngambarsari, Fitri Hanani menambahkan, kawanan kera ini menyerang lantaran persediaan makanan alami di dalam hutan, telah menipis. Sejak tujuh tahun belakangan ini, kawasan hutan Perhutani berubah menjadi hutan pinus. Padahal sebelumnya hutan tersebut hutan heterogen. Pihaknya mengaku sudah melaporkan hal tersebut kepada dinas terkait, namun sejauh ini belum ada solusi terbaik.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge