0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Pembangunan Gedung DPRD, Dinsosnakertrans Turunkan Tim

Kepala Dinsosnakertrans Solo, Sumartono Kardjo (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Solo menerjunkan tim untuk melihat permasalahan dalam proses pengerjaan pembangunan bakal gedung pimpinan DPRD Solo. Pasalnya, dalam sebuah proyek pembangunan gedung harus disertai dengan unsur keselamatan kerja. Terlebih, dalam proses pembangunan gedung yang berada di sisi timur DPRD Solo tersebut telah memakan korban.

“Kami telah menerjunkan tim untuk melakukan pemantauan, apakah dalam pengerjakannya sudah safety atau belum. Kok bisa sampai memakan korban jiwa,” terang Kepala Dinsosnakertrans Solo, Sumartono Kardjo saat dihubungi wartawan, Jumat (8/4).

Dikatakan, dalam sebuah proyek pembangunan ada standar operasional prosedur yang ditentukan. Untuk pekerja sendiri tentunya harus dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD). Mengingat untuk pembangunan proyek keselamatan kerja harus menjadi hal yang paling penting. Hanya saja, jika terjadi kesalahan, maka harus dilihat unsure apa yang dilalaikan.

”Setiap pekerja harus bisa dilengkapi dengan APD. Tapi tentunya harus disesuaikan dengan pekerjaanya juga. Sebab setiap pekerjaan tuntutannya berbeda-beda,” terangnya.

Berdasarkan hal tersebut, Dinsosnakertrans bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan telah berkoordinasi untuk membentuk tim penyelidikan. Hal ini untuk melihat permasalahannya seperti apa. Nanti pihaknya juga akan melihat apakah kesalahan terdapat pada pelaksana proyek atau pihak pekerja.

”Memang kan tidak pakai helm. Apakah hal seperti ini pengawas proyeknya sudah menegur atau belum. Makanya tim yang kita bentuk ini akan melihat bagaimana duduk perkaranya. Dari sinilah nantinya dapat diketahui kesalahannya ada dimana,” ujarnya.

Saat ini ada sebagian kecelakaan kerja yang terjadi saat pelaksanaan proyek pembangunan gedung. Harusnya untuk penanganannya bisa dilaporkan pada pihak BPJS ketenagakerjaan dan Dinsosnakertrans. Hanya saja, masih sedikit sekali yang melaporkan kecelakaan kerja seperti ini.

“Entah ditutupi atau bagaimana, tiap kali ada laporan kecelakaan pasti tidak dilaporkan. Padahal itu sangat penting,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge