0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Granat yang Ditemukan Masih Aktif dan Berbahaya

Puluhan bahan peledak aktif sisa perang kemerdekaan yang ditemukan di Dusun Kaligawe, Desa Sawahan, Juwiring, Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten ¬†— Tim penjinak bom (Jibom) dari Brimob Sub Den 1 Detasemen C Pelopor Sukoharjo akhirnya mengamankan puluhan senjata peledak di Dusun Kaligawe RT 02/06, Desa Sawahan, Kecamatan Juwiring, Klaten. Berbagai jenis mortir yang diduga sisa peninggalan Perang Dunia II ini ditemukan Siswanto (30) saat hendak membuat lubang septic tank.

“Di Klaten ini penemuan yang terbesar. Di tempat lain paling hanya satu dua,” ucap salah seorang petugas Jibom, Ipda Maruto Jono.

Berdasarkan keterangan awal dari pemilik rumah, kata dia, hanya ditemukan 13 mortir. Namun setelah dilakukan penyisiran ulang, ternyata ada 15 mortir. Selain itu, ada dua ranjau darat, satu proyektil roket, dan delapan granat tajam atau nanas yang hampir 50 persen masih aktif.

Ditambahkan, menurut warga setempat, rumah tersebut konon markas pejuang saat Perang Dunia II. Diduga, para pejuang menguburkan puluhan bahan peledak aktif itu untuk menghindari dirampas Belanda.

“Mungkin takut kalau ketahuan Belanda diambil untuk dimanfaatkan. Sehingga oleh pihak pejuang ditanam, disembunyikan biar suatu saat bisa digunakan. Ini masih aktif dan berbahaya semua. Selanjutnya akan kami bawa ke Mako Sukoharjo untuk dihancurkan,” tandas Ipda Maruto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge