0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sewa Genset untuk UNBK, Sekolah Habiskan Rp 3,6 Juta

Kepala SMAN Colomadu Bambang Sugeng Maladi (kiri) bersama Bupati Karanganyar Juliyatmono (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Sejumlah sekolah penyelenggara ujian nasional berbasis komputer (UNBK) harus mengeluarkan sedikitnya Rp 3,6 juta untuk menyewa genset. Jumlah tersebut merupakan akumulasi sewa selama 6 hari pelaksanaan UNBK.

“Enam ratus ribu rupiah untuk tiap harinya, itu sudah kita nego,” kata Bambang Sugeng Maladi, Kepala SMAN Colomadu, Karanganyar, Rabu (6/4).

Bambang mengatakan, meski sampai hari keempat ini ujian berjalan lancar, namun pihaknya tetap menyewa genset. Hal itu dilakukan untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu aliran listrik dari PLN padam.

“Kita juga sudah menjalin kerjasama dengan PLN tapi yang namanya musibah kan kita tidak tahu,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya genset semua peserta maupun guru akan lebih tenang. Jika memang terjadi pemadaman listrik bisa langsung menghidupkan genset.

“Kasihan anak-anak, jika listrik padam dan harus berhenti mengerjakan soal mentalnya bisa down,” jelas Bambang.

Bambang menceritakan, gangguan listrik padam justru terjadi saat try out. Dan pengalaman itu jangan sampai terulang dalam pelaksanaan ujian sesungguhnya.

“Jumlah siswa SMAN Colomadu yang ikut UNBK 285 terbagi dalam 3 shift,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge