0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidang Bonek Hadirkan 10 Saksi Aremania

Sidang kasus bonek di PN Sragen (agung widodo)

Sragen – Sidang lanjutan kasus pengerusakan dan penganiayaan oleh suporter bonek di Pengadilan Negeri (PN) Sragen menghadirkan saksi dari pihak suporter Aremania. Sejumlah saksi mengaku mereka diserang lebih dulu oleh bonek meski mereka tidak memakai atribut Aremania.

”Dari awal saat kami diserang ada yang bertanya apa kami Aremania, dijawab bukan namun tetap diserang,” kata salah satu saksi, Suwondo (34), Rabu (6/4).

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Agung Nugroho tersebut menghadirkan 11 saksi. Namun seorang saksi tidak hadir lantaran tengah mengikuti ujian nasional (UN).

Menurut Suwondo, Aremania saat itu memilih bertahan di dalam bus, namun para terdakwa tetap melakukan pelemparan bahkan masuk ke bus dan menarik korban Eko Prasetyo. Eko diseret ke luar bus dan dihajar ramai-ramai hingga tewas.

Penyerangan baru berakhir setelah selesai para bonek mendengar ada perintah dari seseorang untuk segera pergi.

Suwondo menuturkan, bus yang berisi 32 orang itu tiba di SPBU Jatisumo, Sambungmacan pada Sabtu, 19 Desember 2015 sekitar pukul 04.00 WIB untuk sholat subuh dan istirahat.

Saksi lainnya, Arfin, juga menuturkan serupa, saat itu mereka memang tidak mengenakan atribut Aremania. Bahkan, bus yang mereka tumpangi pun bernopol luar Jawa, BG 7935 RF.

“Tapi mereka (bonek – red) melakukan Sweping dengan melihat KTP,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge