0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan Minta Kontraktor Bertanggungjawab

Lokasi tempat pembangunan bakal gedung ruang pimpinan DPRD Solo (achmad khalik)

Solo – Pimpinan dewan meminta pelaksana proyek untuk bertanggung jawab paska peristiwa tragis yang terjadi dalam proyek pembangunan gedung DPRD Solo, Selasa (5/6). Kuat dugaan, terjadi kelalaian keselamatan kerja dan disiplin kerja dalam pelaksanaan proyek gedung untuk para pimpinan wakil rakyat tersebut.

“Keselamatan kerja sangat penting, harus diperhatikan supaya tidak terjadi hal yang tak diinginkan,” kata Ketua DPRD Solo, Teguh Prakosa, Rabu (6/5).

Pembangunan bakal ruang pimpinan DPRD tersebut, kata Teguh, merupakan kewenangan penuh dari sekretaris dewan (Sekwan). Namun jika ditilik dari fungsi DPRD dalam hal pengawasan, Teguh menegaskan, kontraktor selaku pelaksana proyek harus mau mempertanggungjawabkan seluruh hal yang terjadi di lapangan.

“Kalau saya melihat memang kurang dalam mengedepankan faktor keselamatan kerjanya,” terang Teguh.

Tak hanya faktor keselamatan kerja, dirinya juga menyoroti ketidakdisiplinan pekerja dalam melakukan aktifitasnya. Semisal, menggunakan perangkat dengar (headset) saat melakukan aktifitas menggempur tembok. Sehingga, korban yang waktu itu menggunakan headset tidak mendengar seruan rekannya yang memberitahu bahwa tembok mau roboh.

“Ini menunjukkan faktor kelalaian individu lantaran kurang disiplin dalam bekerja,” jelas Teguh.

Ia menghimbau kepada pihak kontraktor maupun pekerja dipembangunan proyek gedung DPRD tersebut, supaya lebih mengindahkan faktor keselamatan kerja dan meningkatkan disiplin kerja. Mengingat dalam pembangunannya sudah memakan korban.

“Ini menjadi pelajaran penting, bahwa keselamatan kerja dan disiplin kerja itu harus dikedepankan,” tegasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge