0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Depo Arsip Klaten Overload, DPRD: Sebaiknya Dipisah

Anggota Komisi IV DPRD Klaten, Sudarto (dok.timlo.net/aditya wijaya)
Klaten — Komisi IV DPRD Klaten tidak menyangkal depo penyimpanan arsip di Kantor Arsip dan Perpustakaan (KAP) Kabupaten Klaten melebihi ambang batas alias overload. Bahkan, permasalahan itu sudah masuk dalam poin pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati.
“Sudah kami sampaikan dalam rapat komisi di bulan Januari lalu, sebaiknya arsip dan perpustakaan terpisah,” kata Anggota Komisi IV DPRD Klaten, Sudarto, Rabu (6/4).
Diterangkan, pemisahan itu bukan berarti secara instansi berdiri sendiri, namun dalam hal lokasi penyimpanan tidak dijadikan satu di kantor yang terletak di Jalan Lombok no 2 Kanjengan, Kelurahan Kabupaten itu. Pasalnya, kategori dan penanganan arsip dan perpustakaan berbeda.
“Untuk pengelolaan bisa satu instansi, tapi lokasi penyimpanan lebih baik dipisah. Arsip harus dijaga kerahasiaannya, sedangkan akses pinjam buku di perpustakaan bebas. Belum lagi jika katalognya jadi satu, jika ingin mencari arsip tertentu bisa saja bercampur dengan katalog koleksi perpustakaan,” terang Sudarto.
Menurut Ketua Fraksi Golkar ini, permasalahan itu akan dibahas di LKPj 11-13 April mendatang. Selain lokasi, juga dibahas pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) arsiparis KAP Klaten.
”Itu SDM-nya juga masih terbatas. Namun nanti jika SDM-nya bertambah, yang mengelola benar-benar punya basic ilmu kearsipan,” tandas Sudarto.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Seksi (Kasi) Arsip KAP Klaten, Purbadi menyatakan, kebutuhan menyimpan arsip di depo sudah tidak bisa ditawar lagi. Pasalnya, ‘harta’ dokumen SKPD se Klaten ini sudah overload sejak 2014.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge