0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Prona, Kades Kedawung Janjikan Sertifikasi Tetap Berlanjut

Warga mendatangi Balai Desa Kedawung menuntut pengembalian uang Prona (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Kepala Desa (Kades) Kedawung, Mondokan, Sragen, Supeno membenarkan adanya sejumlah uang yang disetorkan warga untuk mengurus sertifikasi Program Nasional (Prona). Awalnya yang mengajukan permohonan sebanyak 500 warga. Namun jatah Prona yang ada di Desa Kedawung hanya 150 bidang tanah.

“Meski yang lainnya tidak masuk prona, tetapi sisa pemohon akan diajukan sertifikasi secara reguler dengan biaya yang sama,” kata Supeno saat dihubungi melalui telepon, Rabu (6/4).

Supeno mengungkapkan, untuk program reguler ini sudah ada 60 permohonan yang diproses. Sementara sisanya sebanyak 29 tetap akan diproses secara bertahap.

“Sehingga dengan kondisi itu warga tak perlu kawatir. Semua pemohon sertifikasi tetap akan dijalankan,” jelas Supeno.

Sebelumnya, puluhan warga Desa Kedawung meminta pengembalian Prona Sertifikasi Tanah yang telah di setorkan ke pihak desa. Warga yang mengajukan permohonan Prona itu juga telah membayar antara Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu, dengan bukti kwitansi pembayaran.

“Mereka yang lolos Prona sudah tahap pengukuran tanah dan melengkapi berkas permohonan sertifikasi,” ujar Margono (58), warga Dukuh Dawung, Desa Kedawung, Mondokan.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge