0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

12 Siswa Tak Bisa Dapat Ijazah

Distribusi nafkah UN Kabupaten Sragen. (foto: Agung)

Sragen – Sebanyak 12 siswa SMA dan SMK di Kabupaten Sragen mengundurkan diri dari sekolah dan tidak menfikuti ujian nasional (UN) tahun 2016. Mereka telah mundur dengan alasan tidak jelas dan sebagian meinggal dunia dan ada yang keluar dari sekolah sejak lama.

“Mereka telah dinyatakan mundur sebelum digelarnya ujian nasional. Sebagian ada yang keluar dan ada yang meninggal,” kata Ketua Panitia UN 2016 Kabupaten Sragen, Suwardi, Selasa (5/4).

Suwardi mengatakan, 12 siswa yang mundur dari UN dipastikan tidak bakal mendapat ijazah. Mereka berasal dari SMK sebanyak 7 siswa dan SMA sebanyak 5 siswa.

Selain itu ada 2 siswa SMK yang tidak mengikuti UN pada hari pertama, namun mereka masih diberi kesempatan utuk  mengikuti ujian susulan. Dengan mundurnya sejumlah siswa SMA/SMK tersebut, UN Kabupaten Sragen diikuti oleh 11.009 siswa.

Suwardi menambahkan, dalam UN tahun ini ada 10 sekolah di Bumi Sukowati yang mengikuti  ujian nasional berbasis computer (UNBK), yaitu 2 SMA (SMA Negeri 1 Sragen dan SMA Muhammadiyah 1 Sragen), 7 SMK (SMK Negeri 1, SMK Negeri 2, SMK Negeri 1 Miri, SMK Negeri 1 Sambirejo, SMK Binawiyata, SMK Sukowati dan SMK Muhammadiyah 2 Sragen) dan 1 SMP (SBBS Gemolong).

“Bagi sekolah yang ikut UNBK tidak memerlukan nafkah soal pada umumnya. Peserta ujian cukup membuka komputer dan mengerjakan secara online,” katanya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge