0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penjagaan Sel Super Ketat, Luhut Bilang Abu Bakar Baasyir Biar Nyaman

Abu Bakar Baasyir (merdeka.com)

Timlo.net – Amir Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Abu Bakar Baasyir saat ini kembali menempati Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih Pulau Nusakambangan. Informasinya, Ustaz Abu Bakar Baasyir ditempatkan dalam sel khusus di LP yang memiliki penjagaan super maximum security (SMS).

Pemerintah beralasan, pemindahan Abu Bakar Baasyir itu demi kenyamanan terdakwa.

“Sekarang kita berencana tetap membuat beliau untuk lebih nyaman karena umurnya itu sudah tua, jadi kita tetap memperhatikan agar dia nyaman,” ujar Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan Luhut Pandjaitan, Selasa (5/4).

Luhut juga menuturkan alasan lain. Abu Bakar Ba’asyir ditempatkan di sel khusus agar tidak bisa berkomunikasi dengan dunia luar. Namun pemerintah berjanji memperlakukannya dengan manusiawi.

“Beliau enggak diisolasi, cuma dia memang tidak boleh menggunakan komunikasi keluar. Dia tetap kita perlakukan secara manusia kok,” tutur Luhut.

Untuk diketahui, ustaz Abu Bakar Baasyir ditempatkan dalam sel khusus di LP yang memiliki penjagaan ketat.

“Setelah sidang beberapa waktu lalu, ustaz (Abu Bakar Baasyir) di tempatkan di (LP) Pasir Putih. Ia ditempatkan di sel baru dengan aturan baru,” kata asisten pribadi Abu Bakar Baasyir, Hasyim Abdullah.

Saat ini jumlah penjenguk dibatasi hanya keluarga inti, tim kesehatan dan tim pembela hukum saja.

“Kalau jumlah pembesuk, dibatasi maksimal hanya lima orang saja, sehingga kalau yang datang lebih dari lima, otomatis tidak bisa masuk semua,” jelasnya.

Saat menjenguk ustaz pun, lanjut Hasyim, tidak bisa langsung bersentuhan karena saat ini dibatasi dengan pemisah.

“Kalau ada keluarga atau penjenguk yang datang hanya berkomunikasi lewat interkom dan dibatasi dinding kaca,” ucapnya.

Selain itu, ia menjelaskan saat ini kondisi Abu Bakar Baasyir juga kurang sehat. Ia menyebut kaki terpidana teroris tersebut membengkak.

“Kakinya katanya dirasa nyeri seperti asam urat. Kemarin, sempat diperiksa dan saat ini sedang menunggu uji laboratorium,” ucapnya.

Hasyim Abdullah mengungkapkan kekecewaan sang ustaz tidak bisa menunaikan ibadah salat berjamaah di Lapas Nusakambangan.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge