0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PKL City Walk Merasa Dikhianati Pengurus Paguyuban

Beberapa PKL City Walk mulai berjualan di hari pertama setelah relokasi ke Jalan di Timur Stadion Sriwedari (foto: Rosyid)

Solo – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) City Walk yang direlokasi ke Timur Stadion Sriwedari merasa ditipu Pengurus Paguyuban PL Gerobak Kuning. Mereka menuding pengurus paguyuban menyumbat aspirasi dari para pedagang.

“Sebenarnya kita ingin ikut bertemu Walikota sebelum direlokasi. Tapi selalu tidak boleh dengan alasan hanya dua perwakilan saja yang boleh ikut,” kata Rismianto (28), Senin (4/4).

Penjual soto lamongan di Barat Rumah Sakit DKT itu mengaku banyak rekannya sesama PKL yang merasa dikhianati pengurus paguyuban. Pasalnya, dalam pertemuan pada hari Kamis (31/3) lalu, Ketua Paguyuban PKL Gerobak Kuning, Sukirno Saptoharjo menjanjikan akan tetap menolak relokasi. Namun hasil pertemuan justru menunjukkan sebaliknya. PKL tetap direlokasi esok harinya, Jumat (1/4).

“Jujur saja saya merasa dikhianati pengurus paguyuban. Tidak cuma saya, banyak teman-teman lain yang sebenarnya tidak setuju,” tandasnya, dibenarkan belasan PKL lain di belakangnya.

Terpisah, Ketua Paguyuban PKL gerobak kuning, Sukirno Saptoharjo membantah tudingan tersebut. Bahkan ia menerangkan pertemuannya dengan Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo sempat tertunda karena banyaknya PKL yang ingin turut hadir.

“Kita pernah mau ketemu rame-rame tapi ditolak sama Pemkot. Yang dibolehkan hanya pengurus paguyuban dan dua perwakilan PKL. Kalau semua ikut, nggak akan selesai masalahnya karena semua punya keinginan,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge