0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Indeks Integritas Pelaksanaan UN Diharapkan di Atas 80 %

Ujian Nasional Berbasis Komputer (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Indeks integritas atas pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Karanganyar diharapkan mencapai angka di atas 80 persen. Tahun lalu, indeks integritas yang dicapai Bumi Intanpari mencapai 76,16 persen.

“Tahun ini hasil UN tidak menentukan kelulusan, maka yang lebih ditekankan pada capaian indeks integritas,” kata Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar Nur Hidayat, Senin (4/4).

Nur Hidayat mengatakan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menghendaki, jika keberhasilan UN ini diukur dengan indeks integritas. Artinya, anak memiliki kejujuran dalam menyelesaikan pekerjaannya. Ada empat parameter yang digunakan untuk menentukan indeks integritas, yakni keberagaman soal ujian, uji normalitas, validitas dan reabilitas.

“Dalam indeks integritas ini, ada penekanan tentang pendidikan karakter. Bahwa UN berlangsung dengan jujur, sesuai kemampuan siswa,” tuturnya.

Tahun lalu, capaian indeks integritas pelaksanaan UN di Karanganyar cukup bagus, yakni 76,16 persen. Angka itu melampaui angka indeks integritas Jateng yakni 63,28 persen. Secara peringkat, Karanganyar berada di urutan 10 se-Jateng dari capaian indeks tersebut.

“Angka 76,16 persen itu rata-rata gabungan dari sekolah-sekolah penyelenggara UN. Ada sekolahan yang indeks integritasnya di atas 80 persen. Diharapkan, tahun ini angkanya meningkat, peringkatnya juga naik,” ujarnya.

Menurutnya, daerah yang mencapai indeks integritas di atas 80 persen akan mendapat penghargaan dari Mendikbud, yang nantinya diserahkan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

“Penghargaan ini untuk memotivasi agar peserta UN menempuh ujian secara jujur, sesuai kemampuannya dan tidak berlaku curang,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge