0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kondom Untuk Organisasi HIV di Bali Disita di Bandara Denpasar

Kondom. (Dok: Timlo.net/ ABC.net.au)

Timlo.net—Kepala dari Northern Territory’s AIDS and Hepatitis Council (NTAHC) berkata jika dia takut dan terkejut setelah ditahan di bandara utama Bali karena membawa ratusan kondom ke Indonesia.

Direktur eksekutif NTAHC Kim Gates berkata jika kejadian itu berlangsung di awal bulan Maret saat dia mencoba membawa 720 kondom untuk sebuah organisasi HIV di Bali.

Di Bandara Denpasar, para petugas di sana menahannya dan menyita kondom tersebut. “Saya pernah membawa paket kondom sebelumnya jadi saya cukup terkejut,” kata Kim.

Petugas bandara bertanya jika dia memiliki izin untuk kondom itu dan berkata jika Kim tidak menulis apapun mengenai kondom itu dalam kartu kedatangan.

“Lalu mereka menyatakan jika kondom itu masuk dalam kategori materi pornografi, yang saya pikir tidaklah demikian,” kata Kim.

Kim Gates berkata jika penting bagi badan-badan mitra NTAHC di Bali untuk menerima kondom itu karena negara-negara seperti Indonesia memiliki kasus HIV dalam jumlah yang tinggi. “Kami tahu ada banyak orang Australia pergi ke sana untuk liburan dan di sini di wilayah utara kami melihat ada banyak kasus HIV baru berasal dari luar negeri,” katanya.

Kim berkata jika data menunjukkan jika satu dari empat pekerja seks di Indonesia terkena HIV. “Tapi ada jumlah kasus HIV dalam tingkat yang tinggi di berbagai populasi tidak hanya pria gay dan pekerja seks tapi kelompok heteroseksual juga,” katanya.

Sekalipun Kim Gates dilepaskan, paket kondom yang ada tetap disita.

Consul for Information, Social and Cultural Affairs Konsul RI di Darwin, Ardian Nugroho berkata jika kondom itu disita mungkin karena para petugas di sana berpikir jika Kim Gates berusaha untuk menjualnya. Ardian berkata jika konsulate dengan senang hati menyediakan surat untuk situasi-situasi semacam ini untuk ditunjukkan kepada pihak imigrasi untuk menghindari masalah saat tiba di Indonesia.

Sumber: ABC.net.au

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge