0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Berburu Ikan Besar di Embung Musuk

Embung Musuk kini dikelola karang taruna Desa Musuk, Karanganyar, Boyolali, untuk wisata memancing (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Tak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih, Embung Musuk kini juga digunakan untuk wahana memancing dan rekreasi bagi warga sekitarnya. Bila beruntung, pemancing bisa mendapatkan ikan dengan berat tujuh kilogram.

Setiap Sabtu dan Minggu, kawasan Embung Musuk selalu ramai dipadati warga. Selain memancing, mereka juga memanfaatkan lokasi embung yang sejuk dengan pemandangan Gunung Merapi dari kejauhan.

Salah satu panitia, Lilik mengatakan, arena memancing ini dikelola oleh karang taruna dari sekitar embung. Yakni Dukuh Tegalsari, Jambesari dan Recosari, Desa Musuk. Tentunya atas seijin PUDAM. Embung Musuk sendiri dibuka sejak pekan lalu. Siang hari dibuka pukul 08.00 – 16.00 Wib, sedangkan bila malam hari pukul 20.00 hingga pukul 04.00 WIB.

“Kalau hari libur tiket masuk Rp 20 ribu, sedangkan hari biasa hanya Rp 15 ribu rupiah, berapapun ikan yang didapat bisa langsung dibawa pulang,” tambahnya.

Untuk menjaga ikan yang ditabur bisa berkembang, pihaknya tidak membuka Embung setiap hari. Dalam sebulan, satu pekan ditutup total ditutup agar ikan bisa berkembang. Sementara pendapatan tiket masuk, seluruhnya untuk kas karang taruna setempat.

Salah satu warga, Budiman mengaku, sering mendapatkan ikan saat memancing di Embung Musuk. Selain itu, dirinya tidak perlu lagi memancing jauh dari rumahnya. Biasanya, dia memancing di Waduk Kedung Ombo, Waduk Bade dan Waduk Cengklik. Dirinya pernah membawa pulang ikan seberat tujuh kilogram. Ikan yang biasa didapat jenis nila, gurameh dan ikan emas.

Sementara itu, Direktur Utama PUDAM, Cahyo Sumarso mendukung upaya karang taruna Desa Musuk yang memanfaatkan embung untuk wisata. Diharapkan, nantinya bisa berkembang, seperti misalnya ada wisata kuliner yang langsung dikelola oleh warga.

“Silahkan saja, desa bisa memanfaatkan untuk lokasi wisata,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge