0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kontrak PLTD Habis, Warga Nias Tanpa Listrik

Ilustrasi Listrik (merdeka.com)

Timlo.net — Terhitung sejak Sabtu (2/4) pukul 00.00 WIB hingga Minggu pagi, aliran listrik ke seluruh pelanggan PLN di Kepulauan Nias padam total. Penyebabnya masalah kontrak antara PT PLN Area Nias dengan pihak ketiga selaku pemilik PLTD Moawo dan Idanoi.

“Betul padam akibat tidak beroperasinya dua PLTD,” kata Manager PT PLN Area Nias Krisantus, Minggu (3/4).

Pemadaman ini berawal dari tagihan kepada PLN senilai Rp 18 Miliar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, PLN kala itu bukan tidak mau membayar tagihan, tetapi karena masalah berkas pajak dari rekanan belum selesai.

Berkas pajak dari rekanan sesuai kontrak sejak bulan Maret 2015 hingga Maret 2016 barus selesai pada bulan Februari. Kemudian tanggal 23 Maret 2016, PLN membayar tagihan sebesar Rp 9 Miliar. Sisa yang Rp 9 Miliar dijanjikan akan dibayar pada 1 April 2016, dan semua telah diselesaikan di akhir Maret.

“Tanggal satu sudah bicara dengan Pak Ridwan selaku plan manajer untuk melengkapi berkas tagihan itu, tapi malamnya jam 00.00 menjelang tanggal dua tiba-tiba padam. Kami juga tidak diinformasikan. hal itu pernah dilakukan tanggal 26 Maret, tanggal satu muncul seperti itu lagi,” terangnya.

Untuk kontrak tahun ini, pihak rekanan meminta pembayaran dahulu. Namun PLN mengklaim belum menerima berkas kontrak terkait, sehingga tiba-tiba mulai Sabtu kemarin pasokan listrik terhenti.

“Kendala kemarin tentang tagihan. Belum masuk berkas, dari mana kita mau bayar,” lanjutnya.

Pihaknya belum bisa memastikan kapan pemadaman berakhir. Hingga kini PLN masih mengusahakan agar warga Pulau Nias bisa kembali menikmati listrik.

“Pemadaman secepatnya selesai. Kita usahakan secepatnya,” ungkapnya.

Terkait kontrak baru, PLN menyanggupi permintaan pihak operator PLTD untuk membayar di awal.

“Jadi intinya bayar, cuma berkasnya belum ada,” tuturnya.

[cob]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge