0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

JK Minta Nuklir Jangan Sampai Jatuh ke Tangan Teroris

Wapres Jusuf Kalla (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Indonesia turut berpartisipasi dalam Konferensi Tingkat Tinggi Keamanan Nuklir atau NSS di Amerika Serikat (AS), Kamis (31/3) hingga Jumat (1/4) waktu setempat. Pertemuan tingkat tinggi tersebut digagas oleh Amerika Serikat sebagai agenda yang diselenggarakan dua tahun sekali, dimulai pada tahun 2010.

Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla (JK) mengatakan, dalam KTT yang beranggotakan 52 negara tersebut, mayoritas pembicaraan menyepakati perlindungan material nuklir agar tidak jatuh ke tangan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Hampir semua pembicaraan setuju menjaga nuklir material supaya tidak jatuh ke tangan teroris. Untuk itu butuh arsitekturnya, kerja samanya, protokolnya, pengawasnya, harus dunia sepakat untuk itu. Memang semua orang sepakat,” kata JK, Sabtu (2/4).

JK mengatakan, aksi terorisme di berbagai penjuru dunia memanfaatkan berbagai cara dan material untuk menyebar ketakutan di berbagai daerah.

“Teroris itu sekarang pakai paku, semua (material), dunia sudah takut. Apalagi kalau dia pakai bahan nuklir. Di situ inti yang dibicarakan,” imbuh JK.

Oleh sebab itu, lanjut JK, dalam pertemuan tersebut, setiap negara anggota setuju bahwa semua negara, baik yang memproduksi maupun menyimpan, harus memiliki rangkaian pengawasan harus bagus di bawah satu protokol dan sistem. Hal ini guna mencegah teknologi nuklir jatuh ke tangan ekstremis atau teroris.

“Indonesia sejak awal ikut summit ini. Karena itu Indonesia ikut IAEA (International Atomic Energy Agency/Badan Tenaga Atom Internasional). Karena setelah summit empat kali maka keputusannya akan dilaksanakan PBB dan diawasi oleh IAEA dan Interpol. Selain itu harus ada interkoneksi informasi. Seperti mau diangkut ke mana. Jangan diangkut ke mana, larinya ke mana,” papar JK.

“Jadi itu inti pembicaraan ini. Rusia tidak hadir dalam pertemuan kali ini, pasti mempengaruhi. Tapi Rusia juga komit untuk menyetujui hal ini,” imbuh JK.

Di sela-sela pertemuan KTT Keamanan Nuklir (NSS), Washington DC, Amerika Serikat, Wapres JK juga bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama pada Kamis (31/3) malam waktu setempat di Gedung Putih.

Dalam KTT tersebut, Presiden Amerika Serikat Barrack Obama membahas beragam isu lain di sela KTT, termasuk isu Korea Utara (Korut) dan Turki.

KTT Keamanan Nuklir Ke-4 akan menghasilkan dua dokumen, yakni communigue yang akan memuat ketegasan komitmen negara-negara anggota dalam pengamanan nuklir, dan rencana kerja KTT yang berisi langkah-langkah konkret untuk dikerjakan oleh badan-badan terkait, yakni PBB, Badan Energi Atom Internasional (IAEA), dan Interpol.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge