0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dihajar Sopir Bus Ekonomi, Puluhan Bus AKAP Mogok

Bus sedang menurunkan penumpang di Terminal Tirtonadi setelah aksi mogok usai (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Puluhan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) jurusan Solo – Surabaya mogok bersama, Jumat (1/4). Aksi tersebut digelar sebagai solidaritas kru bus AKAP atas salah satu anggota mereka yang dianiaya kru bus ekonomi di Kartasura dini hari tadi.

“Jumlahnya ada 60 bus. Mereka juga mencegat bus-bus ekonomi lain yang mau berangkat,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Terminal Tirtonadi, Eko Agus Susanto Jumat (1/4).

Permasalahan dipicu ketika ada bus AKAP yang menurunkan dua orang penumpang di pertigaan UMS, Kartasura. Di saat yang sama, dua penumpang lain menaiki bus tersebut. Bus ekonomi jurusan Yogjakarta – Solo yang berada di belakangnya tak terima karena merasa penumpangnya diserobot. Sopir bus ekonomi tersebut kemudian mencegat dan memukuli Sopir bus AKAP itu.

“Kasus itu sudah ditangani Kepolisian Sektor (Polsek) Kartasura,” terangnya.

Sejak 2012, ada kesepakatan antara bus ekonomi atau sering disebut bumel jurusan Solo – Yogja dengan bus AKAP. Dalam kesepakatan tersebut diatur bahwa bus AKAP tidak boleh menaikkan atau menurunkan penumpang di sepanjang jalur Solo-Yogja. Peristiwa bus AKAP yang menurunkan penumpang di pertigaan UMS dinilai melanggar kesepakatan tersebut.

“Perjanjian itu dulu dibuat di Terminal Yogjakarta. Kita tidak terlibat,” kata dia.

Kru bus AKAP tersebut menuntut jaminan dari pihak kepolisian agar mengusut kasus penganiayaan itu hingga tuntas. Selain di Terminal Tirtonadi, aksi mogok juga digelar di terminal di kota-kota lain. Aksi berakhir setelah Eko membagikan fotokopi surat tanda terima laporan dari Polsek Kartasura ke kru bus AKAP yang mogok.

timlo.net/ichsan rosyid

Surat tanda terima laporan dari Polsek Kartasura yang dibagikan ke kru bus AKAP Solo – Surabaya agar segera mengakhiri aksi mogoknya

Akibat aksi tersebut, sempat terjadi penumpukan penumpang di Terminal Tirtonadi. Menurut keterangan Eko, jumlahnya mencapai sekitar 200-an. Namun penumpang-penumpang tersebut bisa segera terangkut setelah permasalahan selesai.

“Yang bus AKAP mulai mogok dari jam 02.00 sampai jam 07.30 tadi, tapi yang bus ekonomi kan baru aktif mulai jam 05.30 jadi penumpukan penumpang tidak terlalu banyak,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge