0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pertamina Beri Kompensasi, Pengusaha SPBU Tak Jadi Rugi

Antri BBM di SPBU (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Banyak pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Wonogiri yang terlanjur membeli bahan bakar sebelum terjadi penurunan harga. Namun demikian, Pertamina memberikan kompensasi bagi para pengusaha SPBU tersebut.

“Untung saja ada kebijakan tentang kompensasi, kalau tidak kami merugi, Mas,” ungkap pemilik SPBU di Wonogiri, Mulyadi, Jumat (1/4).

Hal senada diutarakan Toto Prasojo, pemilik SPBU di wilayah Nguntoronadi dan Pracimantoro. Jika Pertamina tidak memberikan kompensasi, dirinya mengalami kerugian besar. Pasalnya, sebelum diturunkan harganya, sehari sebelumnya, dua SPBU miliknya baru saja isi ulang BBM dari Pertamina. Terlebih lagi, dua hari sebelum penurunan BBM bersubsidi, telah didahului penurunan harga BBM non subsidi, seperti Pertamax, Solardex dan Pertalite.

“Ketika pemerintah menurunkan harga premium dan solar Rp 500 per liter, yang diberlakukan mulai 1 April 2016, stok di SPBU Nguntoronadi untuk premium ada 9 ton dan solar ada 8 ton. Sedangkan di SPBU Pracimantoro, premium ada 19 ton dan solar 16 ton,’’ katanya.

Terpisah, Margono, pemilik SPBU Wuryantoro, menyatakan hal senada. Namun ketika ditanya masih ada berapa ton stok yang ada di SPBU- nya, Margono mengaku belum sempat menghitung, karena pemberlakuan penurunan harga baru mulai pukul 00.00 WIB.

Margono menambahkan, terkait kompensasi yang dijanjikan Pertamina, ada satu persyaratan yang harus dipenuhi para pengusaha SPBU untuk pencairan kompensasi, yakni dengan membuat berita acara stok BBM yang masih ada di SPBU.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge