0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

55 PKL City Walk Boyongan Tanpa Perlawanan

Kapolsek Laweyan Agus Puryadi, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Kepala Dinas Pengelola Pasar Subagiyo meninjau lokasi baru untuk PKL City Walk (dok.timlo.net/ichsan rosyid)
Solo — Sebanyak 55 Pedagang Kaki Lima (PKL) gerobak kuning akhirnya mau menempati lokasi baru di timur Stadion Sriwedari, Jumat (1/4). PKL yang berjualan di sepanjang City Walk Jalan Slamet Riyadi, dari Purwosari hingga Perempatan Novotel itu memindahkan gerobak mereka sesuai jadwal tanpa perlawanan.

“Kami akan penuhi kebutuhan para PKL mulai dari air bersih, selokan, dan lain sebagainya, akan kita buatkan,” kata Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo usai acara boyongan PKL City Walk.

Ia juga meminta para PKL tidak risau dagangannya tidak laku. Pasalnya, lokasi tersebut dinilai cukup strategis untuk berjualan. Selain acara Car Free Day (CFD) setiap minggu, di kawasan tersebut juga ada bursa mobil yang mendatangkan banyak calon pembeli.

“Sebentar lagi Museum Keris juga akan segera kita resmikan. Dan jangka panjangnya nanti kan di sini (selatan Stadion Sriwedari) akan dibuat lahan parkir yang besar,” kata dia.

Ketua Paguyuban PKL Gerobak Kuning, Sukirno, mengaku pihaknya akan patuh pada kebijakan pemerintah mensterilkan kawasan City Walk dari PKL. Selian itu, ia juga berharap Pemerintah Kota (Pemkot) solo segera merealisasikan penggantian gerobak kuning dengan gerobak stainles steel.

“Kemarin dari Walikota sudah menyatakan siap mengganti gerobak lama dengan yang baru,” ujarnya.

Ia pun berharap setelah relokasi, penjualan anggotanya dapat segera pulih. Ia memperkirakan para pedagang akan butuh beberapa waktu untuk menjaring pelanggan di lokasi baru terebut.

“Karena di tempat baru, mestinya tetap perlu waktu untuk penyesuaian. Mudah-mudahan dengan adanya CFD dan Bursa Mobil bisa membantu teman-teman mendapat pelanggan baru,” kata dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge