0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tebing Longsor, 96 KK Warga Dusun Taring Terancam Terisolasi

Warga bersihkan longsoran tebing yang menutup akses jalan masuk ke Dusun Taring, Desa Wonodoyo, Cepogo, dengan cara manual (timlo.net/nanin)

Boyolali — Warga Dusun Taring, Desa Wonodoyo, Cepogo, terancam terisolasi, setelah tebing longsor di jalan utama menuju ke perkampungan setempat. Setidaknya ada 96 kepala keluarga yang bermukim di dusun paling tinggi di Desa Wonodoyo.

“Ada 15 titik longsor di jalur utama ini, kita khawatir kalau hujan deras lagi, jalan tidak bisa dilalui, ” kata warga setempat, Suranto, Selasa (8/3).

Sementara upaya pembersihan dengan cara manual yang dilakukan warga tidak bisa maksimal. Karena bongkahan tanah longsor ketebalannya mencapai dua meter. Warga hanya membersihkan sebagian saja agar jalan bisa dilalui. Jalan yang tertutup longsor sejauh ini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan jalan kaki. Itupun harus ekstra hati-hati, mengingat kondisi jalan licin dan sisi kanan adalah jurang.

“Ada jalan lain disisi barat kampung, tapi terlalu terjal dan tidak semua penduduk berani melewati apalagi habis hujan seperti ini,” sambung Wagiman.

Jalan menuju kampung Taring yang dilanda longsor, merupakan jalur utama perekonomian dan anak sekolah. Jalan tersebut menghubungkan Dusun Taring dengan Dusun Ngelendong, Ngetep, Gatakan, dan Kalitengah, Desa Wonodoyo. Dari total jalan sepanjang tiga kilometer yang terkena longsor mencapai satu kilometer.

Warga sendiri berharap ada bantuan pemerintah untuk menyingkirkan bongkahan tanah longsor yang menutup jalan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge