0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Tidak Netral, Kades Pakel Dilaporkan Panwaslu

Ketua Panwaslu Boyolali, Narko Nugroho (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Mendekati pelaksanaan Pilkada 9 Desember, Panwaslu Boyolali kebanjiran laporan dugaan pelanggaran netralitas kepala desa. Kali ini, giliran Kades Pakel, Andong, Warsono, yang dilaporkan ke Panwaslu Boyolali oleh warga.

“Kita sudah terima laporan dari Arif Harjanto, kita tindak lanjuti dengan surat pemanggilan untuk dimintai keterangan,” kata Ketua Panwaslu Boyolali, Narko Nugroho, Senin (30/11).

Dijelaskan dalam laporan tersebut, Kades Pakel tersebut diduga terlibat dalam kampanye untuk memenangkan salah satu pasangan calon (Paslon) tertentu. Yakni memasang gambar foto kades pada stiker di bagian bawah gambar paslon itu. Pelapor juga menyertakan sejumlah bukti-bukti keterlibatan sang kades. Seperti foto-foto Stiker yang telah dipasang dirumah-rumah warga dan ketengan seorang saksi.

“Dari keterangan saksi, se Desa Pakel dipasangi stiker, hanya ada dua RT yang tidak mau dipasangi,” tambahnya.

Namun pihaknya masih akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu untuk menentukan dugaan pelanggaran netralitas perangkat desa. Jika terbukti, sanksinya berupa teguran hingga penghentian jabatan sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa.

Disisi lain, Kades Pakel, Warsono, saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui dirinya dilaporkan atas dugaan keterlibatan dalam kampanye paslon. Warsono mengaku kaget, karena stiker yang ada gambar fotonya selama ini disimpan di rumah.

“Lha gambarnya maling darimana itu, lha wong stiker selama ini di rumah dan tidak dipasang di muka umum,” tepisnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge