0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Surya Paloh Dirawat di RS Mount Elizabeth Singapura

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, dijadwalkan kembali bersaksi di persidangan Mantan Sekjen NasDem, Patrice Rio Capella, dalam kasus dugaan suap penanganan perkara dugaan korupsi dana bansos Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Namun, menurut Jaksa Penuntut Umum KPK, Yudi Kristiana, jelang sidang dimulai diterima surat yang mengabarkan Surya Paloh tak hadir karena sedang sakit dan harus menjalani perawatan di RS Mount Elizabeth Singapura.

“Sampai saat ini beliau belum memberikan konfirmasi, saksi (Surya Paloh) mengirim surat pada pukul 09.30 waktu Singapura, dia harus terbaring di Rumah Sakit Mount Elizabeth,” ujar jaksa Yudi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (30/11).

Ini adalah pemanggilan kedua kalinya untuk Paloh. Di pemanggilan pertama pada Senin 23 November lalu, Paloh juga batal hadir.

Setelah tidak hadir hari ini, sidang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan berita acara pemeriksaan (BAP) Paloh saat diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi.

Dalam BAP, dijelaskan kronologi proses islah antara Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan wakilnya, Tengku Erry Nuradi, yang dimediasi oleh Paloh.

Dalam berkas dakwaan, nama Paloh disebut saat menjadi perantara islah antara Gatot dan Erry. Islah dilakukan di kantor DPP Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat.

Gatot melalui istrinya, Evy Susanti, diduga menyuap Rio sebesar Rp 200 juta untuk mengamankan penyelidikan kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial di Pemerintah Provinsi Sumut.

Setelah pembacaan BAP, selanjutnya Hakim Artha Theresia, juga menanyakan kepada pihak kuasa hukum Patrice apakah akan menghadirkan saksi meringankan untuk kliennya.

“Yang mulia kami tidak akan menghadirkan saksi untuk meringankan Patrice dan tidak akan memanggil ahli, jadi kita harapkan untuk bisa langsung pemeriksaan terdakwa, ” jelas Maqdir.

“Baiklah, hari ini kita langsung pemeriksaan terdakwa,” tutup Artha. [lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge