0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Panwaslu Kembalikan Barang Bukti Dugaan Pelanggaran Pilkada

Mobil boks berisi paket sembako milik Relawan Salam Dua Jari keluar dari Kantor Panwaslu Wonogiri (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Panwaslu Wonogiri mengembalikan ribuan paket sembako milik Relawan Salam Dua Jari. Pengembalian ini lantaran tak cukup bukti sebagai pelanggaran pilkada.

“Karena tidak cukup bukti dan tidak memenuhi unsur pidana, kasus ini tidak dapat dilanjutkan,” ujar Ketua Panwaslu Wonogiri, Isnawati Sholihah, Minggu(29/11).

Menurutnya, barang-barang berupa paket sembako yang diangkut menggunakan dua mobil boks dan satu mobil Toyota Avanza. Kemudian dikembalikan kepada pemiliknya, yakni Relawan Dua Jari. Serah terima kunci mobil dilakukan oleh Ketua Panwas Wonogiri Isnawanti Solihah diterima oleh Fauzy tim relawan dua jari, di Sekretariat Panwas.

Usai serah terima kunci, Isnawanti Solihah menjelaskan, pada hari Jumat (27/11) pihaknya menerima laporan disertai penyerahan barang bukti berupa bingkisan sebanyak 2.396 paket. Ribuan paket sembako tersebut diamankan oleh relawan Hamid-Wawan dan diserahkan ke Panwaslu.

“Setelah menerima laporan tersebut, kita langsung bergerak cepat meminta keterangan dari pelapor, para saksi dan terlapor. Setelah mendapatkan keterangan yang kami pandang cukup, kami bersama Gakkumdu menggelar rapat membahas soal itu,” kata Isna didampingi Ketua Bawaslu Jateng, Abhan Misbach.

Rapat yang berlangsung pada Minggu sore hingga malam tersebut, akhirnya disimpulkan bahwa laporan yang disampaikan oleh tim Hamid-Wawan tersebut tidak memenuhi unsur pidana Pemilu, sehingga tidak bisa ditindaklanjuti. Karena tidak bisa ditindaklanjuti, barang-barang tersebut harus dikembalikan kepada pemiliknya.

“Si pemilik barang juga diharuskan membuat pernyataan yang intinya tidak membagikan barang tersebut untuk mempengaruhi salah satu pasangan calon,” tandasnya.

 

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge