0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tolak Money Politic, Warga Jalukarjo Dirikan Posko Pengaduan Pelanggaran Pilkada

Ketua PW Jalukarjo Agung Rahardja (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Mensukseskan Pilkada Klaten yang bersih dan anti money politic, Paguyuban Warga (PW) Jalukarjo berencana mendirikan posko pengaduan. Jalukarjo tetap bekerjasama dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klaten.

“Posko pengaduan warga ini akan dibuka di 74 desa meliputi kecamatan yaitu Jatinom, Tulung, Karanganom dan Polanharjo,” kata Ketua PW Jalukarjo Agung Rahardja, Sabtu (28/11).

Langkah tersebut, kata dia, untuk membangun kesadaran politik warga, khususnya desa, agar menjauhi praktek money politic. Pasalnya, desa dipandang sebagai titik rawan terjadinya pelanggaran Pilkada.

Disisi lain, lanjut Agung, sosialisasi yang dilakukan penyelenggara pemilu cenderung mengenalkan masing-masing pasangan calon (paslon) dan keterlibatan menggunakan hak pilih. Namun lupa untuk memerangi ancaman politik uang.

“Kesuksesan Pilkada jangan diukur dari tingkat partisipasi warga yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sebab, ukuran itu akan mentah jika partisipasi warga datang ke TPS karena ada mobilisasi dari pihak tertentu dengan cara memberikan iming-iming,” katanya.

Ditambahkan, setiap pengaduan yang masuk akan mereka tindaklanjuti agar menjadi bahan laporan di Panwaslu.

“Gerakan ini demi mendukung jalannya Pilkada bersih, sehingga harapannya akan muncul calon pemimpin yang betul-betul mendapat legitimasi rakyat,” tambah Agung.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge