0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nomor Ponsel Dibajak, Enam Legislator Ini Lapor Polisi

Anggota legislator yang nomor ponselnya dibajak saat melapor ke Mapolres Wonogiri (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sebanyak lima anggota DPRD Wonogiri dan satu anggota DPRD Propinsi Jateng melapor ke Mapolres Wonogiri. Pasalnya, nomor telepon seluler pribadi mereka dibajak orang-orang tidak bertanggung jawab. Laporan mereka diterima jajaran Reskrim Polres Wonogiri.

“Pesan singkat itu mencatut nomor telepon saya, dan bahkan teman-teman Fraksi PDIP, dan Fraksi PG,” ungkap salah satu pelapor, Setyo Sukarno yang juga ketua pemenangan JOS, saat dijumpai di Mapolres Wonogiri, Sabtu (28/11).

Menurutnya, sms tersebut menyasar nomor-nomor pengguna telepon seluler di wilayah Wonogiri Kota, Baturetno, Giriwoyo, Ngadirojo, Sidoharjo, Girimarto, dan Jatisrono, Bulukerto. Sedangkan, nomor ponsel yang dibajak kebanyakan operator Telkomsel.

Dia menyebut, banyak sms balasan dari nomor-nomor asing yang seolah-olah dirinya mengirimkan pesan. Pasalnya, setiap sms yang masuk ke nomor penerima, pasti akan muncul nomor anggota legislator ini.

“Adanya sms balasan masuk ke ponsel saya itu mulai Jumat(27/11) malam, sekitar pukul 21.00-22.00 WIB. Begitu ponsel saya hidup, langsung masuk ratusan sms. Setelah saya usut, ternyata isi sms itu berbunyi kalau saya memberikan sembako dan uang tunai Rp 50 Ribu,” jelasnya.

Kebanyakan, mereka mengucap ’yes’, ’oke’, dan ’siap merapat’. Padahal posisi mereka saat ini merupakan tim sukses paslon JOS. Bahkan ada pula balasan sms dengan kata-kata umpatan.

“Kami ke Polres ini mengadukan, dan sekaligus meminta Polres untuk mengusut siapa oknum dibalik semua ini,” katanya.

Sementara anggota DPRD Propinsi Jateng, Joko Purnomo yang juga ikut dibajak, justru meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang mengatasnamakan dirinya. Dia berharap warga masyarakat untuk tidak langsung percaya.

Dia mengaku, dalam sehari menerima sms balasan sekitar 100-an sms. Ia dengan sabar membalas semua pesan tersebut. Dia menduga ada upaya buruk dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang sengaja mengkloning nomor ponselnya.

Beda lagi sms yang mencatut nama legislato asal PG, Suhardono Dekik. Sms yang beredar di wilayah Wonogiri Kota bernada ancaman.

“Dengan kemajuan IT saat ini, hal seperti ini bisa terjadi, tapi ini kan suasana Pilkada jadi saya rasa, ini merupakan cara-cara keji layaknya PKI yang ingin menghancurkan citra kubu kami,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge