0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Fadli Zon Ungkap Alasan KMP Dukung Setya Novanto

Fadli Zon (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, seluruh partai politik yang tergabung dalam koalisi merah putih (KMP) bakal membela habis-habisan Ketua DPR Setya Novanto yang tengah tersangkut dugaan kasus pemalakan saham PT Freeport yang sedang diusut Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Menurut Fadli Zon, dukungan itu sesuai titah dari ketua umum KMP, Prabowo Subianto.

“Kita di KMP mendukung, dan dari hasil keterangan itu nggak ada orang yang luar biasa. Pertemuan Novanto, Riza Chalid. Prabowo menyampaikan, kalau lagi tinggi semakin kencang anginnya kalau teman di saat susah, ya itu lah teman. Tapi urusan menyangkut prosedur hukum ya silahkan, saudara terkait,” kata Fadli Zon saat menghadiri acara ‘Wakaf Tanah dari Pondok Pesantren Seluas 602 hektar, di Pesantren Ulujami Pesangrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (28/11).

Menurut Fadli Zon, dukungan yang diberikan KMP kepada Setya Novanto merupakan hal wajar selama berdasarkan fakta. Sebab, dia melihat berdasarkan transkrip yang bocor ke publik tidak ditemukan fakta yang menyatakan bahwa Setya Novanto meminta saham di PT Freeport. Sedangkan mengenai pergantian anggota di dalam MKD, Fadli mengatakan, hal tersebut tidak perlu dimasalahkan.

“Pergantian nggak ada masalah. BKO tidak ada surat, fraksi itu urusan orang perorang. Orang yang duduk di MKD harusnya orang yang tetap. Ini soal mahkamah. Ini agak beda BKO di komisi,” kata dia.

Bahkan dia menilai MKD juga harus menyelidiki dugaan pelanggaran yang dilakukan Menteri Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Sudirman Said terkait pelaporannya dugaan kasus Ketua DPR Setya Novanto itu beberapa waktu lalu ke MKD. Menurut dia, dalam pelaporan itu Sudirman Said jelas melanggar Undang-undang.

“Saya tak mendukung orang perorang tapi Undang-undang. Freeport Sudirman Said. Kenapa nggak fokus ke itu kepelanggaran yang dilakukan SS. Kalo Novanto belum pasti. SS sudah pasti langgar Undang-undang,” kata Fadli Zon. “Di belakang ini semua permainan politik. Kalau di BKO kan enggak bisa sembarangan,” tandasnya. [gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge