0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Proyek Terminal Ir Soekarno Klaten Molor

Lantai terminal baru Klaten yang mengelupas pecah (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumberdaya Mineral (DPU ESDM) Klaten menyatakan, proses pembangunan mega proyek Terminal Ir Soekarno Klaten molor pengerjaannya. Sesuai kontrak harusnya sudah memasuki 90 persen, namun nyatanya baru rampung 50 persen.

“Ini memang baru mencapai 50-60 persen. Sesuai kontrak harusnya (kontraktor) pada akhir November sudah merampungkan 90 persen. Karena masa kontrak selesai pertengahan Desember,” ungkap Kepala DPU ESDM Klaten Abdul Mursyid, Jumat (27/11).

Menyikapi hal itu, pihaknya akan memberikan dua opsi bagi rekanan. Bila pembangunan tidak selesai hingga masa kontrak habis, maka kontraktor dikenakan sanksi denda diberi perpanjangan untuk merampungkan proyek. Namun jika tidak ada perpanjangan, DPU ESDM Klaten berhak memutus kontrak tersebut.

Dari pantauan Timlo.net, salah satu bagian lantai keramik di dekat pintu masuk terminal tipe A terletak di Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah itu ada yang mengelupas dan pecah.

“Seluruh kerusakan fasilitas masih menjadi tanggungan kontraktor. Karena masa pemeliharaan terminal berlangsung selama enam bulan semenjak kontrak selesai,” jawabnya saat ditanya lantai rusak.

Hingga saat ini, terminal dibangun sejak tahun 2013 ini telah menyedot anggaran Rp 49,71 miliar. Adapu alokasi anggaran berasal dari APBD Klaten Rp 28,22 miliar dan APBN Rp 21,49 miliar.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge