0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lapor Harta Kekayaan, Sri Hartini Paling Kaya

(Ilustrasi) Pilkada (dok.timlo.net/ist)

Klaten – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten sudah menerima hasil audit Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pasangan calon bupati dan wakil bupati pemilhan kepala daerah (pilkada) Klaten 2015 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sejak awal pekan (Senin, 23/11) kami sudah menerima hasil audit LHKPN,” kata Ketua KPU Klaten Siti Farida, Kamis (26/11).

Informasi dihimpun, dari laporan 3 Agustus 2015, calon bupati (cabup) Sri Hartini memiliki harta kekayaan tertinggi dengan jumlah sekitar Rp 39,6 Miliar atau Rp 39.621.275.144. Disusul cabup One Krisnata dengan jumlah sekitar Rp 7,6 Miliar (Rp 7.650.000.000), dan ketiga calon wakil bupati (cawabup) Sunarto sebesar Rp 6,6 Miliar (6.670.944.343). Keduanya melaporkan harta kekayaannya pada 28 Juli 2015.

Kemudian, terkaya keempat, cawabup Sri Mulyani dengan jumlah Rp 2,9 Miliar (Rp 2.930.270.352) pada laporan 3 Agustus 2015. Sedangkan posisi kelima dan keenam sesuai laporan 3 Agustus 2015, yakni cabup Mustafid Fauzan sebesar Rp 2,8 Miliar (Rp 2.872.000.000), dan cawabup Sri Harmanto Rp 1,8 Miliar (Rp 1.844.144.343). Adapun LKHPN itu terdiri atas harta bergerak, harta tidak bergerak, surat berharga, giro dan setara kas lainnya.

“Kami sudah mendapatkan ijin dari masing-masing paslon untuk melakukan publikasi daftar kekayaan dan segera mengirimkan laporannya kepada mereka. Rencananya, delapan hari sebelum pencoblosan juga akan kami rilis di website KPU Klaten,” ujar Farida.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge