0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dugaan Pencabulan, Kepala Sekolah Malah Cuci Tangan

Karanganyar – Pihak sekolah yang menjadi lokasi dugaan pencabulan terkesan cuci tangan. Mereka justru meragukan keterangan korban yang mengaku telah dicabuli oleh empat orang kakak kelasnya saat jam istirahat berlangsung.

“Keterangan korban tidak benar dan terkesan mengada-ada. Sehingga lebih baik ditelusuri kebenaran dari keterangan yang dikeluarkan oleh korban,” kata Suharno, Kepala Sekolah SD tempat siswa tersebut belajar, Kamis (26/11).

Menurutnya, perilaku cabul tidak mungkin dilakukan oleh anak didiknya, apalagi sekolah tersebut kata dia berada di desa yang jauh dari pola hidup modern. Suharno tidak yakin anak-anak didiknya melakukan hal seperti itu.

“Ini sekolah Nggunung, tidak mungkin mereka melakukan perbuatan seperti itu,” ucap Suharno.

Lebih lanjut ia mengatakan pada Jumat pekan lalu, dirinya dan juga wali kelas II berada di Sekolah. Sehingga jika ada kejadian yang mencurigakan hingga berujung pencabulan pastinya pihak sekolah akan mengetahuinya dan sudah dicegah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya waktu itu ada di sekolah, mosok ada kejadian seperti itu tidak tahu,” kata Suharno.

Ia justru berharap kepada kepolisian untuk lebih mendalami lagi keterangan yang diungkapkan oleh Korban. Apalagi korban masih kelas II SD kata-katanya belum bisa dipertanggungjawabkan secara penuh.

“Kata-katanya perlu didalami benar atau tidak, kalau saya yakin anak didik saya tidak akan berbuat kelewat batas,” ucapnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge