0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kesejahteraan Guru PAUD Memprihatinkan

Ketua PGRI Kota Solo, Sugiaryo (dok.timlo.net/red)

Solo — Kesejahteraan guru jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) seperti guru Taman Kanak-Kanak, Tempat Penitipan Anak dan Kelompok Bermain masih sangat memprihatinkan.

Hal itu diungkapkan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Solo, Sugiaryo saat diminta komentarnya terkait dengan Hari Guru, di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Solo, Rabu (25/11).

Sugiaryo mengatakan, guru PAUD memiliki dengan semangat dan kerja keras dalam mencurahkan pikiran demi mencerdaskan serta memberikan landasan intelektual, moral dan religi (agama), tetapi kurang diimbangi perhatian terhadap kesejahteraannya. Bahkan umumnya masih jauh dari kesejahteraan.

“Oleh karena itu pada momentum Hari Guru, kami berharap pemerintah lebih memperhatikan nasib kesejahteraan mereka ini. Karena dengan kesejahteraan mereka merasa terlindungi dan diposisikan di tempat yang bermartabat,” tegasnya.

Diungkapkan, jumlah tenaga pendidikan PAUD di Kota Solo mencapai ribuan orang. Namun hingga saat ini belum ada satu pun yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Selama ini umumnya masih mengandalkan anggaran dari yayasan maupun sekolah setempat dengan semampunya.

“Bahkan ada yang hanya dibayar Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu. Sungguh sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge