0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sering Terjadi Kecelakaan, Sragen Disebut Jalur Tengkorak

Ilustrasi Kecelakaan lalu lintas di Jalan Sragen-Ngawi, Ngrampal, Sragen (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Hingga Oktober 2015, PT Jasa Raharja telah memberikan santunan kepada korban kecelakan lalu lintas di wilayah eks Karesidenan Surakarta sebanyak 1.379 jiwa. Sedangkan nilai total santunan yang telah disalurkan sekitar Rp 14 Miliar.

“Dari nilai itu kalau untuk Kabupaten Sragen sendiri sekitar Rp 3 hingga Rp 4 Miliar,” kata Penanggung Jawab Jaminan Santunan Jasa Raharja di Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) Sragen, Hari Setiawan.

Hari menjelaskan, kasus kecelakaan di Sragen termasuk banyak dibanding kabupaten lain di wilayah Soloraya. Pasalnya Sragen dikategorikan sebagai jalur tengkorak atau titik lelah para pengandara yang hendak menuju Surabaya atau dari Surabaya menuju Surakarta dan Yogyakarta.

“Sragen ini masuk dalam jalur tengkorak. Para sopir mengalami kelelahan, ngantuk dan sebagainya itu di Sragen. Misalnya dari Surabaya mau ke Jogja, titik lelahnya di Sragen, begitu juga sebaliknya,” jelas Hari.

Ditambahkan Hari, untuk pemberian santunan kecelakaan telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan tahun 2008. Di mana untuk korban kecelakaan yang mengalami luka-luka maksimal diberi santunan Rp 10 Juta. Sedangkan korban laka yang mengalami cacat permanen hingga meninggal diberi santunan maksimal Rp 25 Juta.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge