0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ketidaktahuan UUPA Bisa Berujung Penjara

Kapolres Wonogiri ()

Wonogiri — Akibat ketidaktahuan tentang Undang-Undang Perlindungan Anak (UUPA) berujung ke penjara. Hal ini menimpa Indra (17) warga Kecamatan Giritontro yang menjadi pelaku persetubuhan anak di bawah umur, A (14) warga Giritontro. Indra dan A merupakan pasangan kekasih. Namun sayang, kini Indra harus mendekam dibalik jeruji besi tahanan Mapolres Wonogiri.

“Kami berdua pacaran pada pertengahan puasa tahun ini,” ungkap Indra saat dijumpai di Mapolres Wonogiri, Selasa (24/11).

Menurutnya, dia melakukan hubungan layaknya suami istri kali pertama dengan A. Hubungan mesum tersebut diakuinya terjadi sebanyak tiga kali dalam waktu yang berbeda.

“Dua kali di rumah saya, dan satu kali di sebuah kamar mandi SD,” katanya.

Indra menyebutkan, A sudah tidak perawan lagi. Secara fisik A sendiri terlihat bukan lagi anak sekolah yang masih duduk dibangku SMP kelas II. Terkait A yang diduga PSK di bawah umur, Indra mengaku tidak mengetahuinya.

“Saya tau kalau dia itu Kimcil, baru kemarin di dalam penjara, itupun yang memberitahu teman saya, Alek,” jelasnya.

Dia mengaku menyesal telah melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

Sementara itu, Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean menambahkan, selama kurun waktu hingga November 2015 ini, ada 60 kasus persetubuhan anak di bawah umur yang sudah ditangani.

“Ketidaktahuan tentang UUPA merupakan salah satu fakta, pemicu maraknya kasus persetubuhan anak di bawah umur di Wongiri ini,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge