0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Junimart Girsang : Mustofa Assegaf Diberhentikan Sementara

merdeka.com

Junimart Girsang

Timlo.net — Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR akhirnya mengambil keputusan perihal kasus pemukulan yang dilakukan anggota Komisi VII dari Fraksi PPP Mustofa Assegaf terhadap terhadap pimpinannya, Wakil Ketua Komisi VII Mulyadi dari Fraksi Partai Demokrat.

Wakil Ketua MKD yang juga Ketua Tim Panel sidang kasus ini, Junimart Girsang menyatakan, hasil rapat keputusan pada Kamis (19/11) lalu telah menghasilkan keputusan final.

“MKD telah memutuskan hasilnya, melalui hakim panel, dan saya Ketua Hakim. Di sana saya sudah putuskan hasilnya dari peristiwa tersebut, dan dalam minggu ini Insya Allah akan kita sampaikan kepada publik,” tegas Junimart di Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/11).

Junimart menyatakan sanksi yang diberikan dalam permasalahan tersebut masuk pada kategori sanksi berat. Adapun penyebab sanksi berat yang dikeluarkan anggota panel, dikarenakan Mustofa dianggap telah melanggar kode etik sebagai anggota DPR, sehingga kemungkinan besar dia harus menelan pil pahit mendapatkan sanksi pemberhentian sementara selama tiga bulan.

Disebutkan yang menjadikan Mustofa hanya menerima sanksi lebih ringan dari perkiraan, dikarenakan Mulyadi sudah memaafkan atas kejadian tersebut.

Di samping itu Mulyadi sudah tidak lagi meminta MKD untuk menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terhadap Mustofa, melainkan politisi PPP itu hanya diberhentikan sementara waktu selama tiga bulan.

Meski diberhentikan sementara waktu selama tiga bulan Mustofa masih tetap menerima gaji sebagai anggota DPR. Yang membuat keringanan Mustofa lantaran dia sudah menyadari dan menyesali perbuatannya, dan Mulyadi telah menerima permintaan maaf Mustofa.

Sayangnya politisi PDI Perjuangan ini enggan menyebutkan lebih detail sanksi dari MKD. Junimart hanya mengatakan dengan singkat ada sanksi berat peristiwa itu.

“Pokoknya sanksi berat dan ditunggu sajalah apa isinya. Pastinya sanksi itu hasil keputusan panel berjumlah 7 orang, 4 orang yang berasal dari luar DPR, di antaranya akademisi, ada ahli etika dan dari MKD sebanyak 3 orang,” ujarnya.

Sementara itu, saat dihubungi, Mulyadi mengatakan, pada sidang tanggal 19 November kemarin ada sidang MKD. Politisi asal Sumatera Barat ini menyatakan Mustofa Assegaf telah meminta maaf pada dirinya.

“Saya juga dikonfirmasi melalui telepon mengenai surat tersebut. Saya juga sudah menerima permintaan maaf Pak Mustofa yang disampaikan setulus-tulusnya kepada saya,” jelas Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat ini.

[dan]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge