0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BPN Sragen Kebut Sertifikasi Tanah Tol Soker

Terowongan Tol Solo-Kertosono (Soker) (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Sragen –  Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sragen terus melakukan penyertifikatan tanah  pengganti dari proyek pembangunan jalan tol Solo-Kertosono (Soker). Setidaknya ada 88 sertifikat yang diajukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Solo-Mantingan II telah selesai disertifikasi.

“Bidang tanah tersebut berada di enam kecamatan, yakni Masaran, Sidoharjo, Sragen, Ngrampal, Gondang dan Sambungmacan,” kata Kepala BPN Sragen Sutanta, belum lama ini.

Di Kecamatan Masaran, sertifikat itu terletak di Desa Pringanom, Masaran dan Sidodadi. Kecamatan Sidoharjo berada di Desa Jetak dan Pandak. Di Kecamatan Sragen ada di Kelurahan Karangtengah dan Desa Tangkil. Kecamatan Ngrampal berada di Desa Pilangsari, Kecamatan Gondang ada di Desa Bumiaji serta Kecamatan Sambungmacan di Desa Toyogo.

Sutanta mengatajan, hingga saat ini proses pembebasan tanah terus dilakukan, mengingat tenggat waktu yang diberikan Pemerintah Pusat hingga akhir tahun ini. Pihaknya juga melakukan sosialisasi terhadap harga baru yang telah dilakukan reappraisal atau penaksiran ulang kepada pemilik tanah. Terutama yang hingga kini belum bisa dibebaskan.

Sebelumnya Pemkab Sragen menargetkan, akhir 2015 seluruh lahan Tol Soker di Bumi Sukowati selesai dibebaskan. Pemkab mengklaim luas lahan yang telah dibebaskan untuk proyek tersebut sudah mencapai 97 persen. Sementara sisa lahan yang belum terbebaskan sebagian merupakan lahan kas desa.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge