0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Siswi SMU Tewas Terlindas Tronton

Kanit Laka Satlantas Polres Sragen, Ipda Sudarmaji Darmaji menunjuk bagian roda truk yang melindas korban. (Agung W)

Sragen – Seorang siswi di salah satu SMU Negeri Sragen, Putri Diah Ayu Septiana (16), tewas terlindas truk tronton  di Jalan Jalan Kartini Sragen, Sabtu (21/11) pagi sekira pukul 07.00 WIB. Korban mengalami luka cukup parah. Evakuasi korban memakan waktu cukup lama, karena posisi korban berada di bawah truk.

“Untuk evakuasi kita terpaksa harus mendongkrak ban tronton ke atas untuk mengambil tubuh korban,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Sragen, Ipda Sudarmaji Darmaji.

Sudarmaji mengungkapkan, kecelakaan berawal ketika korban yang berdomisili di Bulak Asri RT 3, Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang, hendak berangkat sekolah dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Nopol AD 6248 JN. Saat itu dia memboncengkan adiknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), Angelia Meta Tri Pratama (6,5).

Sesampai di Jalan Kartini, tepatnya di Kampung Mageru RT 2, Kelurahan Plumbungan, Karangmalang, korban bermaksud mendahului truk tronton Nopol L 9851 UZ yang dikemudiakn oleh Supriyanto (45), warga Kampung Kedinding Tengah, Kenjeran, Surabaya.

Namun saat setengah mendahului dari sisi kanan, mendadak roda depan Yamaha Mio melindas sebuah tunggak (akar) pohon yang ada di pinggir jalan.

Akibatnya korban langsung terpental ke samping kiri dan jatuh tepat di roda truk tronton bagian tengah. Untungnya sopir truk, Supriyanto langsung mengerem mendadak. Sedangkan adik korban, Angelia, yang terpelanting ke samping kanan mengalami patah tulang pada jari tangan kiri dan lecet pada dahi.

“Korban meninggal kami bawa ke RSUD Sragen, sementara adiknya kita bawa ke Rumah Sakit Mardi Lestari. Kasihan adiknya nangis terus manggil-manggil kakanya,” tutur Sudarmaji.

Dia menambahkan, pasca kejadian, selain membawa korban ke rumah sakit, pihaknya juga mengamankan sopir truk ke Satlantas untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan. Mengenai siapa yang bersalah, pihaknya masih akan mendalami kejadian tersebut.

“Belum bisa jelaskan, masih kita dalami,” ujarnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge