0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Industri Pioner Bebas Pajak Penghasilan 15 Tahun

Kasubdit Fasilitas Sekunder Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Henry Rombe (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Pemerintah memberikan fasilitas tax holiday atau pengurangan dan pembebasan pajak penghasilan (PPh) bagi industri pioner yang baru berdiri. Pemberian fasilitas tersebut diberikan untuk mendongkrak pertumbuhan industri hulu yang saat ini relatif masih terbatas.

“Kriteria dari industri pioner yang berhak mendapatkan fasilitas tax holiday meliputi beberapa hal, seperti industri logam hulu, pengilangan minyak, kimia, permesinan, pengolahan, telekomunikasi, transportasi serta infrastruktur ekonomi yang menggunakan skema kerjasama pemerintah dan badan usaha,” ujar Kasubdit Fasilitas Sekunder Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Henry Rombe kepada wartawan, di Solo, Jumat (20/11).

Dikatakan, selain kriteria tersebut pelaku usaha yang akan mengajukan pun juga harus memenuhi beberapa persyaratan lain, seperti misalnya wajib pajak badan baru, nilai investasi minimal Rp 1 triliun, berstatus badan hukum, memenuhi perbandingan utang dan modal serta dana minimum 10 persen harus ditempatkan di perbankan nasional.

“Jika pengajuan sudah dilakukan serta semua syarat sudah terpenuhi kita akan melakukan verifikasi agar fasilitas ini nantinya memang benar bisa tepat sasaran,” jelasnya.

Dijelaskan, bagi perusahaan yang lolos seleksi tersebut akan mendapatkan fasilitas berupa pengurangan hingga pembebasan pajak penghasilan (PPh) mulai dari 5 hingga 15 tahun.

“Sejak pertama kali kebijakan ini disahkan, secara nasional baru ada sekitar 6 perusahaan yang mendapatkan fasilitas tax holiday. Perusahaan tersebut berasal dari berbagai daerah seperti Bandung, Banten, Kalimantan dan lainya,” tandasnya.

Dengan adanya fasilitas tersebut pemerintah berharap bisa mendorong pertumbuhan industri hulu didalam negeri. Sehingga berdampak kepada pertumbuhan ekonomi kedepan menjadi lebih baik.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge