0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tolak PP No 78/ 2015

Ribuan Buruh akan Sampaikan Petisi ke Istana

(Ilustrasi) Aksi damai buruh (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Ribuan buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Indonesia-Komite Aksi Upah (GBI-KAU) dan para buruh dari Tangerang, Bandung, Bekasi dan Lampung akan melakukan unjuk rasa menuntut pembatalan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

Untuk mengawal aksi buruh, aparat gabungan TNI-Polri menggelar apel kesiapan pasukan yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Jakarta Pusat, AKBP Susatyo Purnomo Condro, dan Kapolsek Metro Menteng Kompol Dedy Tabrani di Tugu Proklamasi, Jakarta.

Selain itu, menurut Kabag Humas Polres Jakarta Pusat, Kompol Suyatno untuk pengamanan, aparat gabungan TNI-Polri yang disiagakan berjumlah 762 personel, adapun di antaranya dari kepolisian 657 orang dan TNI 105 orang.

“Jumlah personel gabungan yang disiagakan sekitar 762 personel, 657 dari kepolisian dan 105 personel TNI,” kata Suyatno saat dikonfirmasi, Jumat (20/11).

Suyatno juga mengatakan posisi 2.000 massa aksi yang akan berunjuk rasa siang nanti, saat ini telah sampai di Cakung, Jakarta Timur.

Ia menerangkan ribuan massa aksi tersebut sebelumnya melakukan long march selama 3 hari dari Bandung ke Tangerang dan kemudian ke Bekasi untuk selanjutnya berpusat di Tugu Proklamasi.

“Informasi terakhir mereka telah sampai Cakung, Jakarta Timur setelah melakukan long march dari Bandung,” jelasnya kepada merdeka.com.

Lanjutnya, selain melakukan unjuk rasa di Tugu Proklamasi, nantinya ribuan massa buruh ini melanjutkan aksinya menuju istana merdeka untuk menyampaikan petisinya kepada Presiden.

“Setelah dari Tugu Proklamasi, para buruh nantinya akan sampaikan petisi ke Istana,” tandas Suyatno saat dihubungi. [ren]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge