0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Program Peningkatan Produksi Beras Unggul Diluncurkan

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan kegiatan tanam padi di persawahan Desa Towangsan, Gantiwarno, Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meluncurkan program peningkatan produksi dan pemasaran beras unggul Jawa Tengah di Desa Towangsan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten, Rabu (18/11).

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan 10 ribu keluarga petani padi anggota 58 Gapoktan penerima program Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM) yang tersebar di 29 kabupaten,” kata Ketua Yayasan Jawa Tengah Berdikari, Witoro.

Dijelaskan, program tersebut terselenggara berkat kerjasama tujuh lembaga, yakni Badan Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Bank Jateng, PT Unggul Niaga Selaras, PT Smart Berdikari, ICCO South East Asia & Pacific, VECO, dan Yayasan Jawa Tengah Berdikari.

Ketujuh lembaga tersebut membentuk konsorsium kemudian menyumbang tenaga dan dana senilai 1,9 juta Euro untuk program selama 4,5 tahun. Dari dana itu, Pemerintah Belanda melalui program FDOV mensubsidi 45 persennya.

“Para petani didukung untuk memperoleh benih padi dan pupuk berkualitas serta teknologi budidaya yang tepat sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas padi yang dihasilkan. Ke depan kami juga akan memfasilitasi Gapoktan agar menjadi koperasi atau PT berupa Badan Usaha Milik Petani,” imbuh Witoro.

Peluncuran ditandai dengan kegiatan tanam padi bersama Ganjar Pranowo menggunakan mesin penanam (transplater). Harapannya mampu memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai lumbung padi nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge