0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Langkah Fadli Zon Bela Setnov Dinilai Salah

Setyo Novanto dan Fadli Zon (dok.merdeka.com)

Timlo.net —┬áSekretaris Fraksi Hanura Dadang Rusdiana berpendapat, Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) tidak boleh memanfaatkan jabatannya untuk mengeruk kepentingan pribadi. Dia justru heran dengan pernyataan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang menuding Menteri ESDM Sudirman Said telah melakukan permainan di balik polemik saham PT Freeport Indonesia.

“Enggak ada jebak menjebak. Ini kan perilaku Ketua DPR yang tidak hati-hati dalam mengemban jabatannya. Etikanya kan tidak boleh,” kata Dadang, Rabu (18/11).

Anggota Komisi X DPR ini menyatakan cara yang dilakukan oleh Setya Novanto dengan meminta saham dari PT Freeport dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah sangat jelas memperburuk citra DPR. Sehingga, kata dia, seharusnya Fraksi Golkar marah dan menunjuk anggota lain untuk menggantikan posisi Ketua DPR.

“Membawa bawa nama presiden, dan meminta bagian saham, ya wajar kalau fraksi yang bersangkutan seharusnya menarik Setnov dari jabatan Ketua DPR, dan diganti oleh anggota yang lain. Apa yang dilakukan semakin memperburuk citra DPR, sangat memprihatinkan,” katanya.

Sebelumnya, Langkah Menteri ESDM Sudirman Said melaporkan Ketua DPR Setya Novanto ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR mendapat serangan balik dari Fadli Zon. Sudirman Said dituding cari muka agar tak dicopot dari posisinya sebagai Menteri ESDM. Apalagi dari hasil survei yang dilakukan beberapa lembaga, kinerja Sudirman Said mengecewakan atau terburuk di antara menteri lain.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge