0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

RSUD Karanganyar Diminta Serius Tangani IPAL

Sidak Anggota Dewan di IPAL RSUD Karanganyar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar —  Komisi C DPRD Kabupaten Karanganyar meminta manajemen RSUD lebih  serius menangani operasional instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan sarana pendukungnya. Pasalnya, jenis limbah yang dihasilkan rumah sakit merupakan limbah yang sangat berbahaya. Jika pengolahan

“IPAL yang saat ini dibangun, mutlak memenuhi standar pengolahan baku. Mulai dari inlet sampai outlet harus memenuhi baku mutu. Limbah RS berbahaya bagi lingkungan jika tak diolah dengan benar,” ujar Ketua Komisi C DPRD Karanganyar, Leo Adi Kusumo, Rabu (18/11).

Bersama anggota Komisi C, manajemen RSUD dan rekanan proyek IPAL dari CV Poerwani Kusuma Jaya Surabaya, rombongan sidak meninjau pembangunan IPAl yang berlokasi di sisi selatan gedung utama RS. Pembangunan fasilitas IPAL di atas lahan berukuran 2.317 meter persegi ini bersumber DAK 2015 senilai Rp 1,93 miliar dengan waktu pengerjaan 70 hari. Kepada rekanan, Komisi C mewanti-wanti proyek itu jangan sampai melewati molor apalagi dikerjakan lembur.

“Harapannya  bisa selesai 13 Desember sesuai kontrak. Saat ini baru mencapai 51 persen,” katanya.

Sementara, Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Karanganyar, Ita Kusumawati, memastikan produk IPAL sesuai baku mutu. Hal itu akan dibuktikan melalui pemeriksaan rutin Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BBTKL & PPM) Yogyakarta dan uji baku mutu organisme air tawar.

“Selain diperiksa institusi berwenang, hasil pengolahan IPAL ditampung dulu di kolam berisi ikan. Sepanjang organisme itu bisa bertahan di air buangan, maka parameternya menunjukkan IPAL berkualitas,” jelasnya.

IPAL RSUD ini mampu mengolah limbah RSUD berkapasitas 350 tempat tidur (TT), dari fasilitas sebelumnya yang hanya berkapasitas limbah 125 (TT). Hasil olahan ini nantinya dibuang ke sungai dengan volume 8,7 meter kubik per hari.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge