0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Baru 3 Pekan Diperbaiki, Jalan Desa Gaum Rusak Lagi

Jalan Desa Gaum diblokade warga (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Aksi protes terhadap buruknya kulitas pembangunan jalan dilakukan warga Dusun Maguan, Desa Gaum, Tasikmadu. Warga memblokade ruas jalan penghubung Mojogedang-Tasikmadu, tersebut sepanjang 500 meter lebih dengan bilah-bilah bambu dan batang kayu, Selasa (17/11). Bahkan di salah satu ujung jalan dipasangi spanduk bertuliskan ‘Jalan ora layak pakai. Nek niat mbangun mbok sek tenanan ndak bleduke marai penyakit’.

Aksi blokade jalan ini merupakan akumulasi kekesalan warga yang merasa dirugikan akibat buruknya kualitas betonisasi,” kata Widodo (42), salah seorang warga Dusun Maguan kepada wartawan

Widodo mengatakan, proyek perbaikan jalan ini baru selesai tiga pekan lalu. Namun saat ini kondisinya sangat parah. Debu-debu beterbangan saat dilewati kendaraan bermotor. Warga mencurigai proyek tersebut dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai campuran material baku.

“Mosok membangun jalan tidak ada ototnya. Jelas campurannya juga tidak sesuai. Apalagi tidak ada papan informasi proyek, yang membuat warga semakin curiga. Ada apa ini?” katanya.

Sedangkan menurut Kades Gaum Nur Setyo Utami, dirinya belum mendapatkan keterangan resmi dari warga terkait blokade jalan. Ia mengatakan, proyek milik DPU Karanganyar itu dikerjakan beberapa tahapan.

“Setelah dibangun selama sebulan, kemudian sempat terhenti 10 hari ini. Kemungkinan akan dilanjutkan lagi. Nah, di masa jeda inilah muncul keresahan dari warga. Lha wong kenyataannya memang belum jadi kok malah didemo,” katanya.

Kades mengakui jalan berstatus milik Desa Gaum itu merupakan jalur alternatif menuju Karanganyar dan Tasikmadu dari arah Mojogedang. Pengguna jalur tersebut kebanyakan warga dari luar Desa Gaum, mulai kendaraan roda dua sampai truk pengangkut hasil bumi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge