0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dugaan Pungli IMB di Kecamatan Baki Dibantah Sekcam

ilustasi pungutan

Sukoharjo — Seorang warga Kecamatan Baki mengeluhkan adanya pungutan liar dari oknum pegawai Kecamatan Baki saat mengajukan permohonan IMB. Kejadian ini juga menimpa sejumlah warga lainnya dan harus menyetor sejumlah uang tanpa diberi bukti pembayaran yang sah.

“Saat melakukan pengurusan surat pengantar IMB untuk mengecek kebenaran denah dan letak tanahnya, ternyata harus menyetor Rp 150 ribu. Saat saya tanya katanya untuk operasional,” kata salah satu warga yang engan disebut namanya, Selasa (17/11).

Sementara itu, Sekretaris Camat Baki, Taufik Hidayat saat dikonfirmasi sejumlah awak media membantah adanya praktik pungli untuk permohonan IMB. Dijelaskannya, pengurusan IMB di Kecamatan tidak dipungut biaya apapun, dan di kecamatan hanya mengeluarkan surat rekomendasi IMB.

Sedangkan yang berhak mengeluarkan Ijin Mendirikan Bangunan adalah Badan Penenanaman Modal Pelayanan Perijinan (BPMPP). Sesuai peraturan, saat pengurusan di kecamatan, tidak dipungut biaya, tapi pemohon IMB dibebani biaya operasional sesuai Perda yang berlaku di BPMPP.

“Biaya resmi itu hanya di BPMPP saja, biaya yang disodorkan ke pemohon IMB, tergantung dari luasan bangunan dan jenis usaha, sementara proses lain juga harus didukung dokumen kelengkapan IMB dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU),” tandas Kepala Bidang Penanaman Modal BPMPP, Abdul Haris Widodo.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge