0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Panwaslu Bidik Kampanye Terselubung

Ilustrasi Pilkada

Boyolali — Masa kampanye Pilkada tinggal 19 hari lagi, suasana di Boyolali semakin memanas. Pasalnya, masing-masing paslon mulai mengintensifkan kampanye. Hanya saja, kampanye yang digelar dilakukan diluar jadwal yang telah ditetapkan.

“Kedua paslon terindikasi lakukan kampanye diluar jadwal, ini jelas pelanggaran,” kata Ketua Panwaslu Boyolali, Narko Nugroho, Selasa (17/11).

Dijelaskan, untuk mencegah terjadinya kampanye terselubung, terutama kampanye terbuka dengan pengerahan massa, pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran Polres Boyolali. Polres diminta untuk lebih mengetatkan perijinan bagi penyelenggaraan kampanye. Termasuk melakukan penindakan bila ada pelanggaran.

“Selama ini, kegiatan kampanye dilakukan secara terselubung, tidak memberitahukan ke panwas,” tambahnya.

Seperti contoh, kampanye yang dilakukan paslon nomer 1 Seno Samudro-Said Hidayat, yang mengelar kampanye di Lapangan Samiran, Selo, Sabtu (14/11). Begitu juga dengan paslon nomer 2 Agus Purmanto-Sugiyarto, menggelar sarasehan di dua tempat yakni di Ampel dan Boyolali Kota.

“Mereka melakukan diluar jadwal yang telah ditentukan dengan dikemas sarasehan atau silaturahmi, tapi menghadirkan paslon,” imbuhnya.

Disisi lain, anggota KPU Boyolali, Ali Fachrudin mengatakan, selama ini KPU sudah mensosialisasikan aturan kampanye ke masing-masing paslon. Termasuk diantaranya jadwal dan tempat-tempat yang dilarang untuk kampanye. Situasi saat ini sudah mulai memanas, terbukti makin banyaknya pelanggaran yang terjadi.

“Kalau sampai melanggar jadwal, kita siap beri sanksi berupa penundaan jadwal kampanye,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge