0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bibit Lele di Kampung Lele Masih Bergantung Dari Luar Daerah

timlo.net/nanin

Peternak lele di Kampung Lele, Sawit

Boyolali — Hampir 70 persen bibit lele di Kampung lele, Desa Tegalrejo, Sawit, dipasok dari luar daerah, didatangkan dari Jawa Timur. Pembenih lokal hanya mampu memasok benih sebanyak 30 persen saja. Tingkat kebutuhan benih lele sendiri mencapai 200 ribu ekor setiap hari.

“Ketergantungan pasokan bibit dari daerah luar masih sangat tinggi,” ungkap Darseno, peternak lele di Kampung Lele, Minggu (15/11).

Di musim kemarau, ketergantungan bibit lele dari luar daerah sangat tinggi. Pasalnya cuaca yang panas membuat pembibitan sangat sulit. Dimana banyak telur yang gagal menetas dan membusuk. Meski bisa menetas, kualitasnya tidak maksimal atau pertumbuhan menjadi lambat.

“Kita sedang upayakan kerjasama dengan pengusaha bibit lele lokal, untuk pemenuhan bibit,” tambahnya.

Di Kampung lele sendiri, saat ini produksi mencapai 10 ton per hari. Masih ditambah produksi para peternak di Desa Doplang yang bersebelahan dengan Kampung Lele yang mencapai 7 ton per hari. Para pembeli datang langsung ke kolam untuk membeli hasil panen. Selain dari Boyolali, pembeli juga datang dari Magelang, Yogyakarta dan Solo.

“Masyarakat juga mengolah lele menjadi produk jadi, seperti nugget, keripik lele dan abon lele,” tambahnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge