0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pakai Seragam Polisi Buat Gaet Pujaan Hati, Pria Ini Ditangkap

merdeka.com

Ilustrasi Polisi Gadungan

Timlo.net — Polres Cianjur, Jawa Barat mengamankan Novan Sopian (29) warga Kampung Pasucen, Desa Sukagalih, Kecamatan Cikalong Kulon karena memakai seragam polisi dengan pangkat Bripka di depan minimarket di Jalan KH Abdulah Bin Nuh. Polisi gadungan itu mengaku sengaja memakai seragam polisi untuk memikat pujaan hati dan keluarganya agar direstui untuk menjalin kasih.

Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu mengatakan, penangkapan Novan berawal dari kecurigaan anggota Polres Cianjur yang hendak berbelanja ke minimarket. Saat itu sang anggota polisi berpapasan dengan Novan di depan minimarket. Namun, ketika hendak disapa, Novan bertingkah aneh sehingga kecurigaan anggota tersebut pun muncul.

“Ketika ditanya, pelaku tidak dapat menjawab secara jelas. Hal itu membuat anggota kami semakin curiga karena dia tidak bisa menyebutkan dari kesatuan mana dan bertugas di mana. Anggota kami tambah curiga karena pakaian yang dikenakannya tidak sesuai dengan pakaian resmi,” kata Asep, Jumat (13/11).

Oleh kecurigaan tersebut, ungkap dia, pelaku dibawa ke Ruang Provos Polres Cianjur untuk diperiksa. Ketika ditanya lebih jauh, pelaku diketahui bukan anggota kepolisian karena tidak terdaftar di polres.

“Di hadapan petugas, dia mengaku sengaja mengenakan pakaian polisi tanpa ijin karena ingin membuat bangga pacarnya yang bekerja di salah satu perusahaan di Cimangkok, Sukabumi. Pengakuannya mengenakan pakaian polisi sebagai bentuk kebanggaan terhadap institusi kepolisian dan bercita-cita menjadi anggota polisi,” katanya.

Menurut Asep, pihaknya terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pelaku untuk mengetahui adanya tindakan kriminal seperti memeras dan tindakan kejahatan lainnya.

“Kami masih perdalam kasus ini, apakah memang sesuai dengan keterangan atau untuk kepentingan pribadi. Meski begitu, tetap saja mengenakan pakaian dinas polisi tanpa ijin merupakan kesalahan,” katanya.

Pihaknya mengimbau pada warga Cianjur agar tidak mudah percaya dengan anggota kepolisian yang tiba-tiba datang, terutama yang melakukan pemeriksaan tanpa sebab yang jelas dan meminta sejumlah uang dengan dalih apapun.

“Bisa jadi itu polisi gadungan karena anggota kepolisian tidak boleh menerima apapun, untuk itu warga berhak menanyakan identitas anggota tersebut jika dicurigai polisi gadungan. Kalau ada yang seperti itu, segera laporkan termasuk polisi asli kalau memeras,” katanya.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge