0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KIH Jadi Partai Pendukung Pemerintah, Djan Faridz : Artinya PPP

merdeka.com

Ketua Umum PPP Djan Faridz

Timlo.net — Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Jakarta, Djan Faridz, menyambut positif perubahan nama Koalisi Indonesia Hebat (KIH) menjadi Partai Pendukung Pemerintah. Sambil bercanda, dia menyebut perubahan itu menunjukkan pemerintah mengakui kehadiran partainya.

“Bagus, dong. Partai Pendukung Pemerintah, berarti PPP kan? Berarti PPP diakui sudah sama Pak Jokowi, (pakai nama) partai pendukung pemerintah,” kata Djan berkelakar di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (13/11).

Djan juga tak permasalahkan kehadiran Ketua Umum PPP hasil Muktamar Surabaya, Muhammad Romahurmuziy alias Romy di Istana, Kamis (12/11) kemarin. Sebab, rivalnya di PPP itu tidak memakai Muktamar Jakarta.

“Kalau memang beliau (Romy) mewakili Muktamar Jakarta ya silakan saja,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Pertemuan tersebut membahas tiga masalah utama, yakni perubahan nama koalisi, dukungan terhadap paket kebijakan ekonomi dan kinerja parlemen.

Rapat ini dihadiri Ketua Umum PDIP Megawati, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Mereka sepakat untuk mendukung kinerja pemerintah, terutama mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal III.

Kemudian, mereka juga menyoroti kinerja parlemen, di antaranya pembentukan pansus-pansus untuk menjawab beberapa masalah nasional. “Hal-hal terkait kinerja parlemen antara lain membahas beberapa pansus, baik pansus perundang-undangan maupun pengawasan.”

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge