0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Trotoar Jalan Sekitar Pasar Soekarno Disewakan?

timlo.net/putra kurniawan

Salah satu sudut trotoar yang digunakan untuk berjualan

Sukoharjo — Trotoar di sepanjang jalan sisi selatan dan barat Pasar Ir Soekarno dipenuhi lebih dari seratus pedagang setiap harinya. Mereka mengaku sewa pakai kepada pemilik lahan di belakang trotoar selama satu tahun atau harian tergantung kemampuan pedagang.

“Saya sewa trotoar satu kali dua meter untuk berjualan daging ayam kepada pemilik rumah Rp 4 Juta selama satu tahun, dan semua yang menempati trotoar ini sewa,” kata salah satu pedagang, Jarot Sujarno, Jumat (13/11).

Para pedagang ini sengaja menggelar barang dagangannya di trotoar karena di dalam pasar sangat sepi, sehingga barang dagangan mereka tidak laku dijual. Terpaksa mereka harus mengeluarkan biaya tambahan untuk bayar sewa trotoar antara Rp 3 juta hingga Rp 7,5 juta per tahun kepada pemilik lahan.

Kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir karena pasar sejak diresmikan usai revitalisasi masih sangat sepi. Bahkan banyak pedagang yang tidak menempati los maupun kios mereka karena takut merugi, dan sebagian memilih berjualan di luar pasar.

“Di dalam pasar sangat sepi karena pembeli tidak mau masuk pasar, sehingga saya terpaksa berjualan di atas trotoar jalan meskipun harus sewa,” tandasnya.

Padahal menurut aturan, trotoar merupakan fasilitas milik umum yang tidak bisa disewa atau diperjual belikan. Fasilitas umum ini dibangun dengan tujuan untuk para pejalan kaki.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge