0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Guruh Minta Nama Ayah Ditulis Sukarno, Bukan Soekarno

merdeka.com

Guruh Sukarnoputra

Timlo.net – Acara peresmian Jalan Dr. Ir Sukarno menjadi momen yang tepat bagi Guruh Sukarnoputra, putra kelima Sukarno dari istrinya Fatmawati untuk meluruskan penulisan nama ayahnya. Nama presiden pertama Indonesia tersebut biasa ditulis dengan Soekarno (ejaan ‘oe’).

“Jadi dituliskan dengan ‘u’ bukan ‘oe’. Bung Karno lebih menginginkan ditulis dengan nama ‘Sukarno’ karena jika ditulis dengan ‘oe’ sebagai warisan pemerintah kolonial,” ujar Guruh di sela-sela peresmian nama Jalan Dr. Ir. Sukarno, Selasa (9/11).

Guruh menegaskan bahwa ayahnya sendiri yang meminta agar namanya ditulis dengan ejaan ‘Sukarno’ bukan ‘Soekarno’. Hal ini dapat dibuktikan dari permintaan otobiografi yang berjudul Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia karya Cindy Adams pada tahun 1965.

Buku Otobiografi sendiri ditulis oleh Cindy Adams dari hasil wawancara dengan Sukarno yang terbitkan dalam Bahasa Inggris pada tahun 1965. Baru pada tahun 1966 keluar edisi Bahasa Indonesia. Permintaan Sukarno agar namanya dieja dengan nama Sukarno telah menerangkan dengan jelas bahwa nama Sukarno paling benar.

Huruf ‘oe’ sendiri tidak digunakan lagi dalam ejaan Bahasa Indonesia sejak tahun 1960an. Huruf oe telah digantikan menjadi ‘u’ pada saat ejaan van Ophuijsen (1901-1947) diganti Ejaan Republik Soewandi (1947-1972) pada tanggal 17 Maret 1947. Jadi sebelum ‘oe’ sudah tidak digunakan lagi.

[frh]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge