0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UMK Karanganyar Rp 1.442.000, Tertinggi se-Soloraya

Bupati Karanganyar Juliyatmono (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Upah Minimum Kabupaten (UMK) Karanganyar tahun 2016 disepakati Rp1.442.000 atau naik sekitar 17,61% dibandingkan UMK tahun 2015 (Rp 1.226.000). Otomatis, UMK Karanganyar 2016 tertinggi se-Soloraya.

“Saya sampaikan kepada Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jateng. Sudah ditulis dan disepakati UMK Karanganyar tahun 2016 Rp1.442.000,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (10/11).

Juliyatmono mengatakan, pertimbangan UMK 2016 dari hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL) Januari-Desember 2015 Rp1.441.472. Keputusan itu berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 65 Tahun 2014. Selanjutnya, hasil survei KHL pada 2015 akan menjadi dasar penentuan UMK setiap tahun selama lima tahun ke depan. KHL 2015 akan ditambah nilai inflasi setiap tahun selama lima tahun ke depan.

“Gubernur setuju hasil survei KHL itu. Angka kami bulatkan jadi Rp1.442.000. Ke depan tidak lagi bicara UMK menggunakan PP tetapi KHL ditambah inflasi setiap tahun. Itu otomatis menjadi UMK,” tutur Juliyatmono.

Bupati menambahkan, perusahaan yang merasa tidak sanggup membayar upah tenaga kerja sesuai UMK dapat menempuh prosedur penangguhan atau penundaan pembayaran. Namun, Bupati menyampaikan Ganjar sudah berkoordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) se-Jateng terkait penentuan UMK.

“Saya kira kalau Apindo keberatan, mekanisme ditempuh. Mestinya mengajukan keberatan kepada Gubernur,” tutur dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge